Jomblogger : Bukan Hanya Sekedar Jomblo

By : Aldina Fey

sepi

 “Begitulah cinta. Ia adalah sebuah gagasan yang murni tentang kehidupan yang lapang. Mata airnya adalah niat baik dari hati yang murni. Muaranya adalah kehidupan yang lebih baik. Alirannya adalah gerakan amal dan kerja memberi yang tak henti – henti. Cinta adalah gagasan tentang penciptaan kehidupan setelah kehidupan tercipta. Maka kata Iqbal “Engkau menciptakan hutan belantara. Dan Aku menciptakan taman.” (Anis Matta, Serial Cinta, halaman 164)

Ada yang bilang cinta itu tak terdefinisi. Secara harfiah memang cinta bisa dikatakan bentuk dari kasih sayang. Lebih dari itu, cinta memiliki pendeskripsian oleh masing – masing  insan. Karena tanpa disadari cinta itu definisi terluas dalam sebuah perbendaharaan kata.

Ada juga yang bilang jomblo itu nasib dan single itu prinsip. Jomblo itu pasrah dengan keadaan hampa cinta, lebih tepatnya hampa pasangan. Sedangkan single adalah prinsip manusia mempertahankan keutuhan cinta agar kesucian cintanya terus terjaga.

Saya bukan ahli dalam berkata – kata dalam cinta. Referensi – referensi buku cinta macam Serial Cinta karya Anis Matta, Menikah di Jalan Dakwah karya Cahyadi Takariyawan, dan karya lainnya yang pernah saya merupakan buku yang bermanfaat bagi saya pribadi mengetahui apa arti cinta sesungguhnya. Hanya dengan mengenal cintalah kita dapat mengetahui betapa besar arti cinta itu sendiri.

Mungkin juga pengalaman cinta mengubah pandangan seseorang dalam kehidupan. Ada yang tiba – tiba menjadi pujangga padahal awalnya seorang pendiam ulung. Merasakan hati yang berbunga – bunga ketika bersama pasangan seolah – olah dunia ini tanpa kesukaran. Sungguh cinta merubah semuanya tanpa terkecuali. Pikiran kita pun dicuci otaknya berkat adanya cinta.

Menjadi seorang blogger adalah pilihan bagi saya. Sejak tahun 2010 adalah mulai kenal dengan blog. Tidak terbesit menekuni dunia kepenulisan. Hanya sekedar ikut meramaikan dunia maya dengan berbagi ilmu juga sempat sesekali mengikuti lomba – lomba kepenulisan dan sebagai arsipnya adalah blog personal. Begitulah blog secara fungsional bagi saya pribadi.

Seiring bertambahnya waktu (baca : usia) ternyata persepsi blog itu menjadi berbeda. Ada beberapa kalangan yang meraup pundi – pundi uang melalui blog. Saya pun ikut juga merasakan seminar “How to Monetize Your Blog”. Menjadi blogger profesional adalah keharusan bagi setiap orang. Karena sebenarnya blogger adalah writerpreuneur.

Lagi – lagi saya harus bilang dengan berambahnya waktu maka blog membuka cakrawala hidup percintaan. Memiliki pasangan adalah suatu keharusan. Namun pasangan pun sudah pasti harus halal. Syahwat adalah godaan terbesar laki – laki. Bagi yang mampu maka menikahlah dan jika belum mampu maka lebih baik berpuasa.

Begitulah Sabda Nabi Muhammad SAW bagi paralajang (jomblo). Namun apa gejolak syahwat itu harus terus ditahan dengan berpuasa. Memang iya.  Mungkin boleh jadi kita harus puasa Daud. Karena gejolak itu selalu datang tanpa kenal waktu. Jujur saya pribadi berat untuk melaksanakan puasa Daud.

Jomblogger bukan merupakan status tetapi pernyataan sikap. Ianya hanya digunakan oleh segelintir orang ketika mendapati bahwa pasangan hidupnya sedang menanti dengan penuh doa dan harapan. Ianya berdiri di atas keteguhan sikap untuk mengisi kekosong waktu tanpa harus merusak kesucian cinta. Menjadi jomblogger adalah terapi untuk berkarya selagi menanti pasangan yang baik.

Blogger identik dengan menulis. Tidak ada blogger yang mencurahkan pikiran, hati, dan idenya selain melalui tulisan. Komunikasi mendesain pikiran orang adalah yang utama. Pembaca seakan sedang berbicara dengan penulis, pesan tersampaikan dengan mudah, kemudian bisa bermanfaat bagi orang lain adalah nilai lebih untuk para blogger.

Terlebih lagi jika jomblogger memiliki dua makna. Kombinasi kata jomblo dan blogger adalah rangkaian kata yang mengartikan para blogger yang masih menjomblo. Terus apa bedanya? Dalam hal kebermanfaatannya. Saya sendiri menafsirkan bahwa pribadi yang melakukan aktivitas menulis yang baik – baik selagi dia itu belum menikah, maka dialah jomblogger sejati.

Karena jomblogger sejati mengerti akan merasakan  Law of Attraction, sesuatu karya yang bermanfaat lagi baik maka akan mendatangkan kebaikan pula, termasuk jodoh yang baik. Bukan sesuatu yang mustahil bukan? Justru itu janji Allah kalau kita berbuat baik maka akan dibalas dengan kebaikan pula (dalam bentuk apapun).

Pernah mendengar menulis itu terapi? Jika pernah mendengar kata – kata itu dari Pak Habibie maka saya pun mendapati kalimat itu dari beliau. Ternyata bukan hanya kalimat tapi aktivitas yang mengandung perasaan yang mendalam. Menurut saya itulah yang dilakukan jomblogger sekarang ini. Menjadikan menulis sebagai terapi dan lebih mencurahkan segenap pikirannya untuk lebih bermanfaat sampai dipertemukan dengan seseorang yang memiliki pemikiran yang sama, menjadi sebuah keluarga penuh cinta.

Istilah jomblogger ini saya pernah boomingkan di Komunitas Blogger Jakarta. Ternyata banyak yang senasib juga. Hehe Alhamdulillah dengan hastag jomblogger bisa mengakrabkan para blogger. Belajar blogging dengan sedikit candaan menggunakan kata jomblogger memeriahkan suasana kekeluargaan di komunitas ini.

Sebagai salah satu Founder dari Blogger Jakarta dan juga pencetus istilah jomblogger😀 maka saya juga berharap untuk para jomblogger supaya berusaha semaksimal mungkin bermanfaat sehingga status jomblogger naik level menjadi blogger😀 Kesabaran dengan menikmati aktivitas bermanfaat selagi menjadi jomblogger adalah poin utamanya.

Semoga tulisan santai ini tidak terlalu mengganggu waktu luang para pembaca.

4 thoughts on “Jomblogger : Bukan Hanya Sekedar Jomblo

  1. Manjay betul mas ulasannya. Saya senang dengan gaya bahas yang di pakai mas Fery. Santai reflektif dan mencerahkan.
    Buat gagasan yang disampaikan sangat bagus, berangkt dari sikap husnudzon, sehingga melahirkan pemikiran bahwa jomblogger bukan sebuah aib atau bercak hitam, melainkan sebuah kebanggan. Tentunya kebanggan itu tertuang dengan sebuah karya.
    Namun satu yang disayangkan, karya super manjay seperti ini belum tertuang di blogger Jakarta.
    Semoga dikemudian hari bloggerjakarta.com disesaki dengan konten inspiratif dan reflektif semacam ini.
    Bintang lima buat mas Fery Aldina.

  2. Sepakat .. lantunan kalimat mas Ferry ini benar benar bikin jomblogger berada kasta tertinggi di kalangan jomblo itu sendiri… thanks founder #jomblogger…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s