Mimpi Besar Applicant King Fadh University of Petroleum & Minerals (KFUPM)

Created by : Ferry Aldina

KFUPM

Bismillahirrahmanirrahiim.. Syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesempatan saya untuk bisa menulis dan mengaktifkan kembali blog yang kalau dilihat postingan terakhir dan postingan yang sedang saya tulis ini memiliki rentang waktu yang teramat jauh. Untuk selanjutnya, saya mau merubah gaya bahasa jadi gaya bahasa komunikasi aja semoga bisa aja pesannya tersampaikan. Tapi intinya mah biar saya gak terlalu banyak mikir merubah bahasa obrolan jadi bahasa baku. Hehe ini kan bukan skripsi atau surat formal tapi ini adalah dunianya seorang blogger yang kurang loyal seperti saya. Hehe

Okay deh biar gak terlalu panjang muqadimahnya, disini saya ingin share aja pengalaman dan cita-cita pribadi ke khalayak ramai. Seperti yang commenter tahu saya adalah lulusan D3 Politeknik Negeri Bandung kemudian bekerja di perusahaan Jerman as Production Operator (First Year) dan Laboratory Technician (Second Year). Sembari bekerja, saya melanjutkan studi S1 di Universitas Muhammadiyah Jakarta Jurusan Teknik Kimia. Kebetulan bulan ini lumayan sibuk juga Minggu pertama UAS, Minggu kedua UAS, Mnggu ketiga siding skripsi, Minggu ke empat deadline beasiswa KFUPM. Nah, keluar juga nih keyword, sesuai judulnya “KFUPM”. Hehe King Fadh University of Petroleum & Minerals adalah Kampus yang berada di Arab Saudi yang menggunakan bahasa pengantar kuliahnya yaitu bahasa Inggris dan menjadi salah satu target mahasiswa Indonesia yang ingin belajar tentang perminyakan, kimia, dll. Itu aja sih sebenernya yang saya tahu. Dikit amat ya. Hehe

Jujur sebenarnya saya dalam mempersiapkan persyaratan buat scholarship ini sangat-sangatlah terbatas. Baru hari ini saya memproses passport terus nyari tempat les dan tempat tes TOEFL sebagai syarat utama. Wallahu’alam tawakal saja dan yang paling penting berusaha dulu semoga Allah meridhai saya studi disana. Aamiin Ya Rabb. So sesuai dengan judul saya akan menjelaskan awal mula tentang mengenal KFUPM dan mengapa saya sangat berminat kuliah disana. Pertama, kenal sama KFUPM itu dari teman sih tepatnya teman ngaji sekaligus teman futsal. Hehe dan yang saya tangkep waktu itu kalo KFUPM itu berada di UEA eh ternyata di Saudi Arabia. Hehe mungkin kalo yang baca tulisan ini mahasiswa KFUPMnya mungkin dia ketawa kali ya. Tapi gak tau lah joke aneh kok. Hehe Saya banyak belajar dari beliau, lulusan ITB Teknik Fisika dengan Tugas Akhir Nano Technology dan sempat belajar di Kampung Inggris itu telah membuka cakrawala hidup saya sebagai mahasiswa sekaligus pemuda. Kata-kata yang pernah saya tangkep dari beliau ketika ngobrol-ngobrol di Nurul Fikri Bekasi itu “Ketika kita akan mengakhiri masa kuliah segera tentukan mau jadi apa kita ini, Akademisi atau Profesional?” Wah kalimat itu langsung membuat saya yang merupakan mahasiswa belum ada tujuan yang jelas serasa tertembak mati tepat di ulu hati. Sorry lebay.. Sebenarnya kami hanya kenal beberapa bulan namun ikatan ukhuwah membuat kita seperti teman lama yang kembali dipertemukan. Akrab banget. Dari informasi beliaulah saya mencoba apply di KFUPM di bulan ini dan luar biasanya persyaratan aplikasinya belum ada yang beres satu pun. Akhir bulan ini harus beres dan harus siap untuk TOEFL dan GRE. Subhanallah ini sangat mepet banget waktunya.

Selain itu ketika membahas KFUPM. Kenapa saya harus S2? Karena S1 di Indonesia sudah sangat banyak guys. Studi S2 itu lebih mengimporve diri meskipun toh yang improve itu diri kita sendiri tapi dengan lingkungan yang mendukung Insyaallah akan ada perbedaan S1 dan S2. Kemudian karena saya ingin jadi pengajar di universitas maka saya harus memenuhi syarat mutlak untuk mendapat gelar Master di bidang Chemical Engineering. Yang saya tahu berdasarkan informasi dari grup facebook mahasiswa Indonesia studi di Arab yaitu mahasiswa asing KFUPM itu jenisnya ada yang Full Time dengan membantu research sebagai tambahan dan untuk referensi tesis maka itu membuat saya tertarik sekali karena dapat belajar secara langsung (aplikatif dah intinya mah) selain itu juga karena saya juga kerja sebagai laboratory technician membuat saya sedikit ada pengalaman yang mudah-mudahan tidak kaget dengan dunia per-research-an. Hehe Kemudian juga karena saya belajar di Arab Saudi yang notabene bahasanya Arab kemudian pusatnya ilmu agama dan lingkungannya islami. Yang saya harapkan adalah saya bisa belajar bahasa Arab disana, menimba ilmu agama, dan mendapatkan lingkungan yang kondusif dan agamis. Karena hanya lingkungan agamislah yang sangat membantu membuat kita terasa nyaman dan tenteram. Percaya deh. Harus.. hehe

Berbicara mimpi besar, saya memiliki cita-cita besar untuk kembali ke kampung halaman dengan berbagi ilmu di perguruan tinggi dan pesantren-pesantren yang ada di Tasikmalaya. Unfortunately, belum ada jurusan Teknik Kimia di Universitas yang ada di Tasik so itu sangat disayangkan sekali. Saya ingin tiap rumah di Tasik itu bisa belajar bahasa Arab, mengkaji Al-Quran dengan memahami bahasa Arab (bahasa Al-Quran) sehingga menjadi bekal untuk akhirat. Selain itu sebagai muslim, yang memiliki kejayaan dibidang ilmu pengetahuan pada era Al Kindy, dan ilmuwan-negarawan muslim lainnya maka saya inginkan semuanya belajar teknologi dan mengembalikan kejayaaan itu kembali. Membuat tiap rumah itu ada seorang pelajar yang mempunyai mimpi besar untuk bangsa dan agamanya. Memiliki penelitian di bidangnya, memiliki patent atas namanya sendiri mengatasnamakan rakyat Indonesia, dan mengharumkan nama islam di muka bumi ini sebagai intelektual muslim sejati yang selalu memiliki harapan yang tinggi untuk kemajuan bangsa negara namun selalu rendah diri dan takut di hadapan Yang Maha Tinggi dan menjadikan dirnya sebagai pribadi muslim sejati.

Seperti yang tadi saya sebutkan, dari lubuk hati yang paling dalam. Mengajar adalah passion saya dan kembali ke “kampung halaman” adalah cita-cita besar saya. Meskipun begitu sebagai rasa penghormatan kepada institusi yang membesarkan saya, Politeknik Negeri Bandung dan Universitas Muhammadiyah Jakarta, suatu kehormatan jika saya bisa berbakti untuk kampus tercinta. Jikalau tidak, saya harus mencari tempat baru untuk bisa mengamalkan apa yang sudah saya dapat karena saya sadar ilmu ini akan sia-sia jika tidak ada yang merasakannya.

Terakhir, saya minta doanya dari pembaca supaya bisa memenuhi persyaratan aplikasi untuk KFUPM dan juga semoga UASnya dimudahkan dan diberikan hasil terbaik semoga bisa lulus dan tidak mengulang.

Wallahu’alam bis shawab.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s