Resolusi 2014

Created by : Ferry Aldina

resolusi

Bismillahirrahmanirrahim.. Saya akan menulis sebuah resolusi atau capaian-capaian apa saja yang harus diraih tahun 2014 ini. Sebenarnya tulisan ini telat karena biasanya kan resolusi itu pas akhir tahun atau awal tahun, tapi gak apa apa lah yang penting ada. Tujuan posting di blog tentang resolusi 2014 ini berawal dari buku Notes From Qatar yang ke-2 (mungkin sudah pada tahu bukunya ya). Resolusi atau mimpi yang ditulis dan diposting di blog itu memberikan kesan adanya tekanan sosial untuk meraihnya karena dilihat banyak orang dan apalagi kalau di share di facebook. Tambah malu aja kalo udah di posting dan ternyata banyak orang yang nanyain “kumaha lur resolusina? Mana wae nu geus meunang?” Kalau bahasa anak muda sekarang JLEB!! Dan gak bisa ngomong apa-apa lagi, tambah malu lagi kalau kita lakuin “hide from timeline”. Hehe

Tapi intinya postingan ini bertujuan untuk supaya diingatkan dan menjadi spirit untuk saya untuk ngedapetin mimpi-mimpi di tahun 2014. Oke kita mulai dengan mimpi-mimpi saya di tahun 2014.

Pertama, IPK cumlaude. Sebenarnya bukan jago-jagoan tapi justru memang ini persyaratan yang harus terpenuhi supaya bisa memudahkan dapet beasiswa. Mengingat saya juga sambil kerja dan terpaksa harus ngambil kelas karyawan di Universitas Muhammadiyah Jakarta sehingga dibutuhkan ekstra kerja biar bisa cumlaude. Ada pengalaman unik ketika UAS Mata Kuliah Termodinamika.. Saya bekerja menggunakan sistem shift dan kebetulan dapet lembur dan harus masuk pukul 8 malam sampe 8 pagi. Yang paling wah itu jam 8 pagi harus sudah di kampus untuk mengikuti UAS susulan. Mana ada sih yang kuat terus melek dari jam 8 malam sampe jam 8 pagi? Masalahnya bukan itu, tetapi kalau saya gak ikutan UAS susulan berarti nilai mata kuliah Termodinamika otomatis tidak ada a.k.a dapet “E” a.k.a harus ngulang. Bagi saya yang kuliah sambil kerja. Mengulang is the forbidden thing di kamus hidup saya (sedikit alay). Kalau saya ngulang berarti saya harus belajar lagi dan ngatur waktu lagi dengan sistem shift yang liburnya itu tidak menentu alias bukan weekend. Back to story, waktu itu saya izin pulang cepet jam 7 kemudian saya nyuruh adik saya buat nganter saya ke kampus pake motor. Perjalanan satu jam dari kosan ke kampus merupakan hal yang sangat berbahaya bagi saya jika bawa motor sendirian. Singkat cerita Alhamdulillah sampai tujuan dan usai juga ngerjain UAS susulannya meskipun dengan mata merah dan sedikit perih karena sangat kurang tidur. Hehe

Kedua, Nilai TOEFL > 550. Kayak persyaratan aja ya. Hehe Tapi emang betul sih itu persyaratan yang harus dipenuhi kalau mau daftar beasiswa. Mimpi terbesar saya yaitu melanjutkan kuliah di luar negeri dan bisa mengajar di kampus di Tasikmalaya (My home). Secara saya dari priangan timur kemudian lama juga merantau So sebuah kehormatan jika diharuskan mengajar di kota yang membesarkan saya. But You know what?? Jurusan Teknik Kimia belum ada di universitas di Tasikmalaya!! Tapi kenapa ya semangat mengajar di kampung halaman ini selalu berkobar dan yakin suatu saat nanti Teknik Kimia bakalan ada di Tasikmalaya. Bismillah saja go!!

Ketiga, Renovasi rumah orang tua. Ini merupakan prioritas yang harus diutamakan. Mulai awal bulan februari ini saya sisihkan uang dari gaji saya berapapun untuk menabung dan pada akhir bulan nanti tidak tanggung-tanggung saya akan kasih semua uang itu untuk renovasi rumah orang tua saya di Tasikmalaya. Sebenarnya, saya ingin lebih cepat merenovasi rumah orang tua, saya mulai berpikir untuk berwirausaha. Karena kata Nabi SAW “9 dari 10 pintu rejeki itu dari perniagaan (wirausaha)” Berarti saya harus membuka penuh “keran rejeki” yang sudah Allah siapkan untuk hamba-Nya. Yang selanjutnya adalah rutin sedekah. Sedekah itu investasi yang luar biasa dan matematika diluar batas normal. Hehe  Kenapa tidak? Karena dengan berapapun kita sedekah, Allah menjanjikan 10 kali lipat atau bahkan 700 kali lipat balasannya.

“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya pada jalan Allah, seperti sebutir benih yang tumbuh menjadi tujuh tangkai, pada tiap tangkai ada seratus biji, dan Allah melipat gandakan bagi siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (kurniaan-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Surah Al-Baqarah ayat 261).

Mungkin itu dulu tulisan saya kali ini, kedepannya saya akan menulis route map hidup saya dan minta doanya biar bisa istiqamah menulis dan bisa meningkatkan ibadahnya juga karena menulis tanpa ibadah yang kuat seperti hidup tanpa ada ruhnya. Wallahu’alam bis shawab.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s