Ini Bukan Hari Pahlawan

Oleh : Ferry Aldina

Image

Hari ini tepat tanggal 10 November 2013. Sedikit orang yang tahu kalau hari ini hari yang luar biasa ketika para pahlawan bangsa memperjuangkan seluruh jiwanya tanpa memikirkan materi atau tanda jasa kecuali untuk memerdekakan bangsa. Ya, hari ini adalah hari pahlawan tapi kadang-kadang bangsa kita ini hanya tahu akan tanggal-tanggal yang menurut mereka adalah istimewa. Pemuda kita ini lebih mengenal hari valentine daripada hari pahlawan. Padahal kalau kita bandingkan dengan pemuda zaman dulu itu pola pikirnya sangat berbeda. Zaman dulu itu hampir semuanya “hidup untuk orang lain” tetapi zaman sekarang? Memang faktor pemuda lah yang menentukan masa depan bangsa ini. So, mari pemuda Indonesia, kita sama-sama berjuang di zaman global yang penuh tantangan ini.

Berbicara tentang pahlawan memang banyak sekali nama-nama pahlawan yang sudah tercatat maupun tidak tercatat dalam arsip bangsa Indonesia. Namun, sebenarnya ada seseorang yang selalu menjadi pahlawan bagi kita semua. Mungkin sebelum menuliskan siapa yang dimaksud pembaca pasti sudah tahu apa yang dimaksud kalaupun peka dan langsung bisa menebaknya. Di saat kita lebih memperhatikan orang lain, dia tidak merasa cemburu bahkan terus mengkhawatirkan kita. Di saat kita butuh bantuan, dia terus siap kapanpun. Di saat kita sedih, dia selalu membantu.

Dan Kami perintahkan kepada manusia (untuk berbakti kepada) kedua orangtuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun maka bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orangtuamu dan hanya kepada-Kulah kembalimu. (Luqman: 14)

“Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak untuk kupergauli dengan baik?” Beliau berkata, “Ibumu.” Laki-laki itu kembali bertanya, “Kemudian siapa?”, tanya laki-laki itu. “Ibumu”, jawab beliau, “Kemudian siapa?” tanyanya lagi. “Kemudian ayahmu”, jawab beliau.” (HR. Al-Bukhari no. 5971 danMuslim no. 6447)

Sesungguhnya berbuat baik yang paling baik adalah seseorang menyambung hubungan dengan orang yang dikasihi ayahnya.” (HR. Muslim no. 6461)

Dialah ibu, tidak pernah kenal lelah dalam memberikan yang terbaik untuk anaknya. Memang ibu yang pantas menjadi pahlawan sepanjang masa. Kalaupun hari ini adalah hari pahlawan tetapi tetap bagiku ini adalah hari ibu.

Terima kasih ibu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s