Aku mencintaimu..

Bismillah.

Sungguh tak terasa umur ini semakin berkurang, sudah jauh jarak ditempuh dan sudah banyak kerikil kecil yang menjadi rintangan dalam memintal benang sejarah di kampus tercinta, sudah sampaikah tujuan menjadi orang yang beruntung di dunia dan akhirat-

yaitu orang yang selalu menjadi lebih baik di setiap waktu yang diberikan Allah SWT-tapi seberapa jauh dan lamanya waktu yang sudah dijalani, hati ini selalu teguh dan kokoh untuk selalu menjadi sang penghibur dikala senang ataupun sedih.

Kita tidak akan menjadi orang yang terpisahkan-kecuali takdir Allah-di setiap keadaan, merasakan panasnya terik matahari bersamamu, dinginnya malam bersamamu, dan sungguh semuanya tidak akan bisa menggantikan keberadaanmu.

Kadang-kadang selalu melupakanmu dan bahkan menghiraukanmu. Akan tetapi, sebenarnya engkau tidak AKAN MUNGKIN MELUPAKANKU DAN BAHKAN PIKIRANMU, HATIMU SELALU DIKORBANKAN UNTUKKU.

Wahai bidadari yang tak pernah lelah memikirkanku, sungguh terlalu banyak dosa yang telah dilakukan kepadamu dan sungguh tidak pernah sedikit pun terucap keluhanmu atas perlakuanku.

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam Keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Q.S. Luqman:14)

 

“Dan Rabbmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah :’Wahai Rabbku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”.(QS. Al Isra :23-24).
“Telah datang seorang laki-laki menghadap Rasulullah Salallahu Alaihi Wa Salam lalu bertanya ’Wahai Rasulullah siapakah yang paling berhak aku pergauli dengan cara bagus ?’ Jawab beliau :’Ibumu!’. Kemudian ia bertanya lagi ‘Sesudah itu siapa?’ Jawab beliau :’Ibumu!’. ia bertanya lagi:’Sesudah itu siapa ?’ Jawab beliau :’Ibumu!’. Ia bertanya lagi :’Sesudah itu siapa?’ Jawab beliau :’Bapakmu!”(HR Bukhari Muslim)

Firman Allah dan Hadits di atas sudah cukup membuat hati ini sadar bahwa engkau sangat mencintaiku, engkau sangat menyayangiku, terlebih lagi segala pengorbanan dan keringatmu hanya untukku.

Tak ada wanita yang bisa menandingi kekuatan hatimu, kelembutan sikapmu, dan keperkasaan jiwamu. Tidak ada yang bisa aku balas jasamu dan memang tidak akan terbayar segala jasamu.

Aku hanya berharap pesan hati ini selalu tersampaikan kepada hatimu yang selalu tegar bahwa “Aku Mencintaimu Ibu Karena Allah”.

Semoga pengorbananmu menjadi penyemangat hidupku, doaku selalu menyertaimu, dan semoga kita menjadi orang yang terpilih untuk ditempatkan di surgaNya Allah SWT.

Wallahu’alam bis shawab.

One thought on “Aku mencintaimu..

  1. ibu, ayah, pengorbanan kalian begitu besar untuku, apa yg ku perbuat layaknya sebuah debu ditengah lautan. ampuni aku malaikatku, aku tidak bisa berbuat apa apa, yang pasti lihatlah masa depan dari diriku, karena aku penerusmu. Aku mencintaimu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s