,,,MEMORIAL MASA LALU DALAM MENGEJAR MASA DEPAN,,,

Bandung, 6 November 2010

©Setiap Diri Adalah Pemimpin ©

Menjadi seorang pemimipin memang tak semudah yang dikira, butuh suatu komitmen yang mendalam dalam memahami apa itu management waktu , pengorbanan, dan kadangkala kebutuhan yang seharusnya dipenuhi menjadi dinomorduakan. Mungkin menurut bahasa kasarnya sih “kita tinggal focus terhadap amanah yang diberikan dan laksanakan dengan optimal” Sungguh sangat gampang menginpretasaikan menjadi seorang pemimpin-dalam hal ini pemimpin selain diri sendiri- tetapi sebenarnya tak segampang yang dikira. Ketika kita sudah menjadi serorang pemimpin yang adil bagi diri ini-meskipun tak seutuhnya adil dan masih banyak ketidakadilan yang sering kita lakukan untuk pribadinya-maka sepantasnya menjadi pemimpin sekumpulan manusia pun harus berlaku demikian. Ana sebagai ketua Departemen Pengembangan Masyarakat KAMMI POLBAN sendiri merasa cukup “keteteran” ketika harus mengikuti agenda-agenda selain Desa binaan yang dimana ana harus hadir, sebagai yang diamanahi mengurus desa binaan apakah “ahsan” meninggalkan urusan pokoknya dan melaksanakan agenda lain sedangkan orang lain tidak ada yang dapat mewakilkan ataupun membantu. Afwan jiddan ini bukannya buka-bukaan tapi ana sendiri kalau ditanya masalah agenda bersama Komisariat lain atau KAMDA pastilah yang diucapkan tidak lain hanya penerawangan dari seorang pemuda yang belum ada kontribusinya-talk more do less-bagaimana tidak? Komisariat ini yang lebih membutuhkan ana-bukan berarti ana istimewa-karena ana sendiri sadar bahwa amanah ini membutuhkan keseriusan dan ana gak tau ini kebetulan atau gak, bahkan bisa dikatakan aneh belum ada yang bisa mewakilkan ana ketika ada agenda diluar desa binaan. Ana sebenarnya harus husnudzon dan introspeksi diri bahwa memang aktivitas, kesibukan, tanggungan seseorang itu pasti beda antara satu dengan yang lainnya. Sebenarnya tak perlu diucapkan masalah-masalah yang menjadi alasan ana belum bisa hadir di agenda selain Komisariat-alasan yang sebenarnya membuat orang lain tidak tolerir terhadap ana- cukup orang tertentu saja yang tau. Menyatukan persepsi memang sangat sulit dan butuh kedewasaan yang tinggi. Afwan jiddan bagi yang telah baca ini jika merasakan ketidakenakkan hati dan semoga ana mendapat ampunan dari Allah SWT. Seorang pemimpin tidak bisa tidak harus mementingkan kemajuan masyarakat Desa Binaannya-jika dia Kadep Pengmasy- dan terus berusaha membagi waktu-jika tidak bisa diwakilkan terus dan ini adalah hal tersulit bagi ana – dan bisa membagi amanah dengan yang lain sesuai porsinya-jika memang ada yang terketuk hatinya dalam membantu memikirkan kebangkitan umat. Wallahu’alam bis Shawab

© Kesedihan dibalik kegembiraan©

Hari yang ditunggu, hari yang indah, hari yang terasa istimewa bagi seorang anak yang sudah tiga bulan tidak bertemu dengan seorang wanita cantik yang sudah merelakan semua harta dan nyawanya demi mengandung selama hampir dua belas bulan –normalnya 9 bulan- dan melahirkan dengan mati-matian untuk melihat buah hati yang masih merintis jalan menuju masa depan yang sudah di depan mata. Ana sendiri sangat gembira ketika terdengar suara “Assalamu’alaikum” dari seorang yang tidak pernah dilupakan suaranya. Ana sangat senang dan memang seharusnya begitu tetapi mungkin ini kosan yang terakhir ana tempati karena ana berniat untuk pindah ke Masjid Lukmanul Hakim POLBAN karena masalah keuangan keluarga yang memaksakan ana pindah. Keputusannya Insyaallah minggu depan, yaitu jadi pindah atau dapet toleransi dari Ibu kost.

Kegembiraan yang diharapkan seutuhnya murni kegembiraan, tetapi ana yakin setiap manusia diberikan ujian dari Allah dan sengaja untuk dipilih siapa yang benar-benar beriman. Ana lagi dilanda kepusingan yang mendalam tetapi justru ini merupakan lecutan bagi ana untuk lebih kerja keras lagi, terutama jangan terlalu banyak tidur, kalo makan mah dari dulu juga sedikit makanya jadi gini deh badannya tapi moga aj terus tumbuh. Hehe

Sekarang pokoknya harus diusahakan MATLAB dan moga aja bisa terselesaikan, mata kuliah yang membingungkan dan banyak intrik di dalamnya (lebay). UTS yang menjadi unik bagi ana sendiri, yang lancar Alhamdulillah lancar pisan tapi yang susah mah tak berkutik malah menjadi satu jam bersama soal, bukannya satu jam berpikir ngisi pertanyaan. Finish. ALhmdulillah, Wallahu’alam bis shawab.

Bandung, 7 November 2010

© Diriku sumber masalahku dan organisasiku ©

Bismillah.. Alhamdulillah ana masih diberikan kesempatan di sisa malam-tepat pukul 22.12 di jam laptop ana- untuk memulai aktivitas rutin yang semoga bisa menjadi pencerah sekaligus pengingat tentang semua yang sudah dilakukan oleh ana di siang tadi dan menjadi tolak ukur ana untuk melangkah dengan tidak meniadakan aspek waspada. Judul paling awal adalah mengingatkan tentang masa depan, tetapi dari kemarin ana belum tulis apa masa depan ana, bagaimana cara mencapainya. Tetapi Insyaallah yang pasti akan dituliskan dan semoga setelah dituliskan, ana tidak mengawali dengan kalimat “Bandung, tanggal-bulan-tahun tetapi Japan/Mekkah, tanggal-bulan-tahun”. Amiin. Sudah cukup intermezzonya, langsung ke subjudulnya.

Ini hari istimewa bagi ana ketika ana sudah dibiarkan selama sebulan lebih tidak halaqah dan ternyata kebutuhan yang memang harus selalu dipenuhi tersebut memberikan banyak manfaat dan ibrah dari halaqah tersebut, apa jadinya jikalau kita terus melakukan pergerakan dakwah tetapi kita tidak faham apa yang telah kita perbuat, hasil outputan yang masih menerawang, targetan yang ambigu, dan banyak lagi permasalahan-permasalahannya. Ketika ana mengikuti halaqah mungkin sumber masalah yang disangka tidak tau akar masalah dari kerancuan ana dalam berorganisasi yaitu diri ana sendiri, keegoisan, emosi yang tidak karuan, dan banyak lagi pokoknya yang sumbernya dari ana. Afwan jiddan ke semuat staf ana, khususnya di PENGMASY ini. Desa binaan yang seharusnya dibina dengan baik ternyata masih perlu pembenahan diri, tidak salah hal itu terjadi jika ketuanya masih seperti ana. Kelesuan, kelemahan, ghirah yang tidak seperti awalan mungkin ini bisa jadi masalah yang seharusnya tidak menjadi masalah organisasi.

“Ya Allah, Engkau selalu memberikan hamba ujian dan mungkin selama ini ana belum faham atas masalah yang selalu menghadapi ana. Berikan kami kefahaman sehingga kami bisa menjalankan dakwah ini dengan sebagaimana mestinya, sesuai dengan porsinya. Dan yang paling penting, Istiqomahkan kami dalam jalan kebenaran ini.” KELUHAN TIDAK AKAN MEMPERBAIKI MASALAH dan memang seharusnya kita selalu menjadi solusi bagi setiap masalah. Kalau kata Bang Kadir itu “Capailah kompetensi antum meskipun bukan dari murabbi antum!” Ini bukan saatnya mengeluh tetapi harus terus mendatangkan sugesti bahwa setiap kita harus Berhasil! Berhasil dalam pemecahan masalah dan berhasil melakukan perencanaan yang matang serta outputan yang bermakna.

Sebenarnya tulisan diatas itu merupakan revisi dari yang ditulis jam sepuluh malam karena tulisan yang sewaktu malam ternyata gak disave. Jadi, gak heran kalau tulisanya tidak sistematik dan rada rancu. (Langsung ke subjudul) ketika ana syuro Penguin, ternyata harokah KAMMI POLBAN ternyata sedang mengikuti kultur POLBAN mengenai arogansi, dan memang arogansi Departemen masih tercium jelas dan terang-terangan. Astagfirullah, Kita seharusnya saling tolong-menolong dan saling menasehati. Alhamdulillah syuro kemaren bisa diperjelas sumber masalah KAMMI POLBAN dan solusinya bisa terungkap. Oke lah semoga ini menjadi titik tolak perubahan bagi KAMMI POLBAN. Wallahu’alam bis shawab.

@ Kudu kumaha atuh abdi the??? @

Alright, I’d like to tell you about what is my strategy to solve my problem. Actually, I told you from written above. So, at this time I just want to learn my English written and transform something good I hope. What should I do when I conscious the source of problem is my self, and I wanna share you the solution.

First, don’t think that you have a good decision and you have to think another person when you serve some suggestion.

Second, You have to give “sugesti” to your self in each condition. The suggestion makes you always have a good spirit because the suggestion is “Do you wanna be a success? Can you achieve your ambition with your laziness?”

Third, ana jadi pusing ngomong apa lagi pake bahasa Inggris. Waduh, ana harus banyak belajar dan baca lagi nih. Khususnya bacaan bahasa Inggris harus terus dicerna dan terus diomongkan. Kacau pisan eung!!!

Ketika kita ingin memahamkan kepada seseorang tetapi kita sendiri tidak mengerti apa yang harus difahamkan. Tunggulah kecelakaan akan menimpamu. Language is very important and Prove it and encourage it.

Finish..

Bandung, 8 November 2010

@ Aku ada karena kau ada @

Ku awali hari ini dengan sungguh menyesal dengan melewatkan momen terbaik di keheningan malam untuk lebih mencurahkan seluruh rasa rindu ini kepada Mu Ya Rabb. Ana sungguh tidak suka dengan hal yang sia-sia tanpa digunakan dengan hal yang sangat sangat sangat bermanfaat. Moga besok bisa diberi kesempatan untuk merasakan nikmatnya kesunyian malam. Amin

Banyak sekali godaan di shaum senin ini, mulai dari donat yang justru menggodaku padahal itu donat yang ana jual, pengaruh gak sahur mungkin ini teh. Dibalik godaan tersebut, Alhamdulillah ana dapet nilai mata kuliah Instrumentasi Pengukuran 84, Soalnya ana jarang dapet nilai diatas 80. Hehe… Tapi yang ana takutkan adalah mata kuliah neraca energy (baca : neraka energy) dan Perpindahan Massa yang tidak dapat diprediksi bahkan gak bisa ngebayangin nilai dan udah ngeharep yang muncul adalah angka, bukannya nilai karena memang SULIT PISAN EUNG.. Ya ana mah bersyukur aja kalo udah dapet segitu mah dan TIDAK BISA Tidak ana harus terus mendapatkan nilai yang lebih maksimal. Hamasah.. Ana gak percuma concern ke perkataan dosen IP sebelum ana ngantuk berat dikelas, Beliau mengatakan

“ Kalau mau berhasil menjadi seorang leader maka harus dilatih leadership itu dari organisasi, tetapi sangat jarang orang yang sudah focus ke organisasi tetapi akademiknya tidak bagus. Jadi harusnya gimana? Kalau mau punya keinginan kuat dengan organisasi baik dan akademik yang baik pula maka TIDAK BISA TIDAK mereka harus EXTRA kerja keras demi mendapatkan sukses dan keberhasilan di akademik dan leadership”.

Setelah mendengar itu, ana langsung sadar bahwa Cita-cita besar tidak bisa didapat dengan cara yang santai-santai saja perlu banyak pengorbanan yang tidak sedikit dan yang paling penting tekad yang kuat dan kerja keras.

Malam yang begitu indah ketika jiwa-jiwa muda Kader KAMMI mengajar anak-anak Desa Ciwaruga, sungguh hati ini sangat senang bisa berbagi pengalaman dengan mereka yang notabene setelah dilihat-lihat mereka memiliki kelebihan yang luar biasa dan sungguh ana tidak bisa ngomong apa-apa buat ngungkapin semua perasaan bahagia ini, ditambah lagi ada mahasiswa angkatan baru TEKIM yang mau ngajar besok. Sungguh “aku lebih semangat karena kalian lebih bagus dari ana dan ingin terus ana kembangkan pengetahuan kalian untuk berinteraksi social dengan masyarakat sekitar.

Segitu aja buat hari ini, semoga jadi kenangan indah untuk bangkit terus dan sedikit member contoh kepada kader 2009 yang tiba-tiba menghilang di Masjid Ciwaruga. Wallahu’alam bis shawab.

Bandung, 18 November 2010

Alhamdulillah bisa nulis lagi, sungguh ngalamin sakit itu tidak enak kawan. Kita susah buat ngapa-ngapain, tapi pas udah lepas dari namanya sakit itu lega rasanya. Alhamdulillah… Ana belum kepikiran buat judul tapi yang penting ana ingin share tentang pasca ditimpa gejala tifus. Oke… Rencana yang pasti harus kukejar demi merebut kembali IP cumlaude di semester I adalah tidak lain “habis-habisan” di 2 bulan terakhir ini, caranya gimana?? Habiskan tugas! Maksimalkan belajar! Dan no to stop Tahajud!.. Rasanya ingin kembali fit and segar serta beraktifitas seperti dulu lagi tapi apa danya, badan ini lemas pasca sakit,, mudah-mudahan dengan kekuatan SUGESTI, ana bisa kembali focus dan kuat kembali esok hari. Hehe

Organisasi memang penting tapi yang lebih penting jangan sampai organisasi dijadikan pelarian ketika akademik sulit untuk dihadapi. Semester yang semakin sulit, masalah makin tambah banyak, semangat pun harusnya lebih besar.

Duh, tanggal 30 November itu pengumpulan Cerpen. Mungkinkah bisa diselesaikan atau hanya dijadikan tanggal bersejarah di kalender saja?? Tapi kalau keinginan untuk ikut serta mah ada tapi sayangnya teksnya belum jadi eung…

Ini mungkin jadi nulisan yang terpendek dan memang tidak terkonsep secara baik, Jadi wayahna, terkesannya acak-acakan dan sangat kurang bagus. Semoga besok bisa dipersiapkan lagi.

Bandung, 21 November 2010

# Memulai hidup baru #

Ketika seseorang ditanya apa hal yang tersulit ketika dalam menulis. Kebanyakan orang menjawab yaitu ketika memulai tulisan adalah hal tersulit karena ide-ide yang bercampur baur akan dituangkan ke dalam satu kata sebagai pembuka dan sekaligus membuka jalan bagi tulisan selanjutnya. Sama hal nya dengan memulai hidup dengan suasana baru, ana sekarang sudah pindah ke Masjid Lukmanul Hakim POLBAN dan hijrah dari kostan dulu yang sudah setahun lebih tinggal disana. Bukan tidak betah tapi karena masalah ekonomilah yang menjadi pendorong raga ini untuk tetap bertekad pindah kostan. Ini merupakan hari pertama yang mungkin hari dimulainya adaptasi dengan lingkungan Masjid, Hal yang perlu bimbingan dari orang yang sudah lama tinggal di Masjid POLBAN ini. Memang dirasa beda sekali dengan kostan tapi ini memang WAJIB dinikmati karena sesungguhnya sesuatu yang tidak dinikmati dan tidak didasari dengan rasa ikhlas maka tunggulah kegelisahan dan kerisauan didalam tiap aktivitas yang dilakukan. “Ya Allah berikan hamba ketenangan dan kuatkan hamba dari segala ujian Mu serta jadikan tempat tinggal baru hamba ini menjadi tempat yang terbaik bagi hamba untuk mendekatkan diri kepada MU”

Hari ini terasa lelah, mulai dari pagi yang sudah beres-beres barang sampai siang yang dilengkapi dengan cucian yang harus segera diselesaikan. Pernah terbesik bertanya, dari tadi pakai motor bolak-balik kostan-POLBAN tapi badan and kaki ini lemes dan rasanya pengen langsung istirahat dan tidur sepuasnya. Tuntutan dari segala pihak lah mungkin yang mengharuskan mata ini harus tetap terbuka dan pikiran ini harus diupayakan fresh dan terus fresh. Kejernihan pikiran memang sanat diperlukan dalam mengemban amanah, baik itu amanah dari orangtua ataupun dari organisasi.

# Rencana ke depan #

Kebiasaan yang dikostan memang harus segera dirubah dan seepatnya adaptasi. Amanah adalah beban yang harus ditanggung dan dilaksanakan semaksimal mungkin. Siapa yang tidak mau menjadi orang yang mendapat lindungan dari Allah ketika hari akhir karena keadilannya sebagai seorang pemimpin. Besok Insyaallah akan dilaksanakan syuro untuk perencanaan agenda untuk angkatan 2010, banyak memang godaan dalam merencanakan agenda ini, mulai dari sifat malas, kurang semangat dan banyak lagi. Kalau misalkan terus begitu kebangkitan umat yang diharapkan tidaklah mungkin tercapai dengan jiwa yang seperti itu. Memang harus dipikirkan untuk syuro besok meskipun dipastikan satu akhwat tidak bisa hadir. Beliau ada wawancara DM2 dan semoga bisa lulus dan menjadi kader AB2 yang lebih baik dari ana.

Rencana untuk ke depan adalah terus intensif mengikuti lomba yang diselenggarakan tiap bulan di internet dan terus meningkatkan akademik serta terus focus sebagai Kadept PengMasy KAMMI POLBAN. Semoga dengan tekad yang kuat dan kerja keras yang tak kenal henti semua rencana bisa terealisasikan. Amin, Wallahu’alam bis shawab.

Bandung, 22 November 2010

# Tetap Semangat #

Hari yang bisa dijadikan titik tolak dalam membangun PENGMASY menjadi lebih baik, kami merumuskan berbagai agenda yang dikhususkan pada hari ini untuk agenda bersama kaer 2010 dan mudah-mudahan kami diberi keistiqamahan serta dikuatkan dalam ujian yang diberikan. Bukan berarti mengharapkan suatu ujian tetapi kami disini senantiasa semoga jalan dakwah yang ditempuh diberi kemudahan dan keberkahan dari Allah SWT.

Kemarin kami membicarakan tentang agenda ngajar ngaji dan agenda temu tokoh yang sudah lama tidak kita laksanakan. Sesungguhnya saya menginginkan bukan hanya syuro (bicara saja) tetapi kami disini ingin bergerak dan tidak ingin tergantikan oleh generasi pengganti yang sudah menanti jika kita malah berdiam diri. Memang untuk merumuskan sesuatu itu butuh keobjektifitasan, itu adalah syuro. Hasil syuro bukanlah hasil subjektif dari ketua tetapi musyawarah merupakan keputusan bersama.

Always Hamasah… Ya itu mungkin harus jadi slogan untuk seorang kader dakwah, bahkan harus sedikit diganti redaksinya yaitu Harus Hamasah. Mungpiung kita masih diberi kesempatan dalam beraktifitas, ini adalah waktu yang tepat untuk kerja kieras sehingga kuliah, organisasi, dan aktifitas lainnya bisa dilaksanakan secara maksimal. Beruntunglah orang yang punya amanah dan beruntunglah orang yang disibukkan dengan aktifitas-aktifitas setelah kuliah. Ini berarti kita dituntut untuk mengatur waktu dan INGAT jangan sampai waktu mengatur kita!

Sudah dulu kayaknya nulisnya. Mau kuliah eung,,,

Bandung, 24 November 2010

# Hidup Ini Indah #

Kujalani hari Rabu ini dengan sebuah rasa was-was, maklumlah praktikum bioproses yang absen satu pertemuan membuat rasa ini tidak karuan. Apalagi praktikum yang selama 3 minggu dikerjakan teman-teman membuat tambah rasa takut karena Cuma dua orang yang tidak bisa ikut dan harus mengerjakan praktikum kinetika pertumbuhan yang lumayan berat jika dikerjakan dua orang. Kebetulan hari ini ada tes awal, saya cukup bingung karena apa yang harus saya tulis sedangkan teman-teman yang lainnya udah praktikum dan minimal mereka paham. Sungguh perasaan yang sangat gembira dan patut disyukuri karena saya dapet nilai yang lumayan tinggi dibanding teman-teman yang ikut praktikum, yaitu nilai 90. Bagi saya nilai ini besar karena dosen yang periksa teas awal ini merupakan dosen yang susah kalau mau dapet nilai bagus. Kebahagiaan hari ini ditambah dengan dibolehkannya praktikum bersama teman-teman untuk sekedar membantu dalam hal pembuatan laporan. Sungguh-sungguh sangat tak disangka, ketika orang baik kepada kita maka akan dirasakan kenikmatan yang sungguh luar biasa. Meskipun ditambah tugas dari dosen untuk menjelaskan langkah-langkah dari awal dan ada rasa deg-degan juga tetapi ini merupakan pengalaman yang sangat mahal sekali dan jarang untuk didapat oleh orang lain. Mungkin seperti wawancara kepada calon pegawai yang saya lakukan dengan dosen Dra Nancy Siti Djenar tersebut. Akan tetapi saya tidak mau untuk ke sekian kalinya untuk absen dalam praktikum ini karena sungguh sangat rugi jika gak praktikum di moment-moment yang tepat.

# Bersabarlah #

Hidup ini memang penuh teka-teki dan tidak bisa ditebak. Rezeki, cobaan, kesibukan mendadak pun menjadi fenomena yang menarik untuk dibicarakan. Suatu ketika mungkin kita pernah diuji dengan Allah dengan beberapa cobaan yang tidak diharapkan datangnya, seperti tiba-tiba hilang kunci kosan, dapet peringatan dari dosen, dan banyak lagi contohnya. Tetapi karunia atau rezeki Allah pun tidak diduga datangnya dari mana, yang sudah pasti itu bagaimana kita seharusnya bersyukur karena sesungguhnya bersyukur itu tidak akan rugi bahkan mendapatkan tambahan kenikmatan dari Allah SWT. Bahayanya kalau misalkan kita tidak bersyukur dan menginkari nikmat yang Allah berikan maka tunggulah azab yang sangat pedih yang Allah akan berikan kepada orang yang kufur nikmat.

Memang kita dituntut harus memiliki sifat sabar dan sesungguhnya jika kita melakukan sifat sabar maka semuanya akan terasa ringan. Hari ini memang direncanakan untuk syuro bareng kader angkatan 2010 tapi ini sudah ditakdirkan oleh Allah bahwa kader-kader lama tidak bisa menghadiri pertemuan ini disamping angkatan 2010 yang memiliki kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Rasa empati sangat dijunjung tinggi di kondisi seperti ini, kita tidak tahu kesibukan orang lain itu seberapa urgennya dan bukan hal yang tidak mungkin bahwa kesibukan mereka itu menjadi prioritas bagi diri mereka sendiri dan tidak bisa diganggu gugat. Sebagai seorang ketua di departemen pengembangan masyarakat, sikap pemimpin yang adil harus menjadi acuan dalam bertindak sehingga pengambilan keputusan untuk kebaikan semua kader harus dipikir secara matang daripada tergesa-gesa dan menimbulkan kemudaratan yang besar. Saya memutuskan untuk menunda sampai besosk untuk bisa dilaksanakan syuro, mudah-mudahan besok dilancarkan dan dimudahkan untuk bisa syuro dan semoga syuro besok dapat dihadiri oleh semua kader dan mendapat berkah dari Allah SWT. Ya Allah kabulkanlah do’a hambamu ini. Amin.

Diluar dari topic pembahasan, tulisan-tulisan yang dibuat semakin kesini tidak beraturan dan perlu pengkhususan dalam pengambilan judul serta diperjelas orientasis dalam penulisan ini mau diarahkan kemana. Ini merupakan suatu kejelasan yang harus diutamakan dan jangan sampai tulisan ini menjadi tulisan yang tidak bermakna apa-apa. Wallahu’alam bis shawab.

Bandung, 26 November 2010

#Lagi dan lagi #

Sungguh tidak disangka hari ini saya mengulang kesalahan lagi, kesalahan yang sangat tidak ingin lakukan tapi sulit untuk dikendalikan. EMOSI, ya memang ana sulit menjaga emosi yang selama ini mungkin tidak terkontrol-akibat dari kurangnya pikiran yang jernih dan ketenangan hati untuk terus meningkatkan ruhiyah ini. Lagi Syuro dibatalkan, ini sudah ke sekian kalinya kita tidak mengadakan agenda syuro yang dianggap penting oleh saya sendiri. Akan tetapi syuro memang penting tapi lebih penting lagi adalah menjaga silaturahim dengan sesame itu lebih baik dengan acara non formal, seperti smsan dengan kader ataupun ngobrol-ngobrol yang sekedar menjaga kesolidan dan ukhuwah yang kuat. Kalau kata teh sekti mah tidak gampang untuk mengajak kader baru dengan duduk bareng merencanakan agenda tetapi selama masih ada sekat –yang memang tidak harus ada selama kita masih disatukan dengan satu akidah yang sama- sebagai penghalang antar kader. Kondisi kami angkatan 2009 memang sangatlah berbeda dengan 2010 yang harus masih dituntun untuk ke depannya. Sayangnya, strategi di awal yang seharusnya dilakukan eh malah gak dilakukan. Benar! Kalau sebelum melaksanakan agenda itu harus disharingkan dulu dengan kader yang sekirannya bisa membantu dalam pemberian saran ataupun kritikan.

Masih terbayang jelas ketika kita diganggu dengan hal-hal keduniawian, masalah akhirat memang lebih penting diutamkan daripada yang lainya. Karena kehidupan abadi itu memang berbeda dengan kehidupan duniawi yang serba cepat dan banyak senda guraunya saja. Kita harus meluruskan niat kita sebelumnya dalam setiap kegiatan dengan berlandaskan hanya untuk mendapatkan ilmu yang barokah dan diamalkan untuk kepentingan yang baik.

Sekian semoga hari ini bisa berintrospeksi dan menjadi lebih baik dalam segala hal di hari esok. Amin . Wallahu’alam bis shawab

Bandung, 6 Desember 2010

# Ketika waktu terus bergerak dan kita terus digerakkan oleh waktu #

Tidak terasa sudah lima hari gak nulis “something” di TULISAN HARIANKU. Hari-hari yang sudah terlewati ternyata banyak sekali kewajiban-kewajiban yang tidak terlaksanakan. Mau ngerjain ini, ada tugas lain, belum selesai tugasnya ditambah lagi dengan tugas lainnya. Ana sering berpikir, ini sangat sulit untuk dipahami. Kenapa semuanya terasa sangat cepat dan kenapa tiap detik yang Allah berikan semuanya disia-siakan oleh ana sendiri. Ini bahan renungan untuk ana pribadi yang terus ingin memperbaiki demi terciptanya jiwa yang terus istiqamah dari segala sektor. Ini merupakan bagian yang terpenting dalam setiap kehidupan, Memanfaatkan waktu merupakan hal yang sangat penting, hal yang memang sering dilalaikan oleh kesenangan sesaat tanpa berpikir panjang ke depannya. Kalau lah orang berpikir untuk terus memanfaatkan dan menghargai waktu maka jangan kaget kalau Indonesia akan menjadi Negara yang maju karena rakyatnya sudah dibekali dengan bekal yang tidak bisa dibeli oleh apapun. Kesadaran diri akan penghargaan waktu merupakan kunci sukses untuk merebut masa depan yang sudah di depan mata kita. Jangan menyerah kawan, terus berjuang dan kamu akan rasakan kenikmatan hasil dari kerja keras dengan didasari rasa ikhlas dan tawakal.

Bandung, 8 February 2011

#Kerugian terbesar #

Kepada para pembaca yang senantiasa melihat “Catatan Harianku”, sudah lama tak menulis lagi dan tidak bisa kukeluarkan lagi unek-unek lagi yang kemudian bisa disharingkan kepada semuanya.. Tapi bukan itu yang diharapkan oleh penulis tetapi perubahan menuju yang lebih baiklah yang diharapkan.

Kali ini tidak banyak akan diceritakan tetapi sebagai sarana introspeksi diri dan pengingat kepada yang lain jangan sampai seperti yang dialami penulis. Dua hari kemarin sudah diazamkan untuk sholat tahajud padahal dua hari tersebut Allah terus membangunkan saya tetapi gara-gara kurang kuat dalam menangkal syetan, jadilah bangun lagi tepat adzan subuh. Sungguh kerugian terbesar yang dirasakan adalah ketika jiwa ini tidak bisa merasakan kenikmatan di sunyinya malam. Akibatnya, pikiran, ruh, dan perasaan ini menjadi kosong. Kalau misalkan sudah seperti itu, apa boleh buat?? Sangat rugi!!!!!

Antisipasi saya untuk tidak sholat malam yaitu sesuai yang dicontohkan istri Nabi Muhammad SAW, Siti Aisyah bahwa ketika Beliau tidak sholat malam maka digantikan dengan sholat Dhuha dengan enam raka’at. Akan tetapi bagi yang terbiasa dengan mengerjakan sholat malam dan sholat dhuha, hal itu masih terasa kurang. Mudah-mudahan kedepannya, saya bisa terus mengambil kesempatan yang sudah diberikan Allah SWT (dibangunkan pada tengah malam). “Maafkan hamba-Mu ini yang selalu lalai”

#Nostalgia SMA#

Duh, bener-bener SMA banget lah. Kebiasaan dulu emang belum bisa diulang lagi. Kebiasaan apa ya? Siap berangkat jam 5 pagi, dan naik mini bus jam 6 pagi ke sekolah, dan sampe jam 7 pagi tapi kadang-kadang kesiangan. Kalkulasi tiga tahun sekolah yang lumayan dekat (kurang lebih 25 km dari rumah). Hehe jauh atao dekat ya??, kalkulasi kesiangan adalah sekitar 8 kali + 1 kali dipulangkan. Kurang satu eung ke angka sepuluh. Hehe.

Nostalgia SMA maksudnya pas waktu dikasih amanah buat sosialisasi ke SMA diTasik, padahal Cuma satu sekolah tapi badan ini terasa capek… Tasik mendadak jadi panas dan tidak bersahabat dengan anak Tasik (me). Kalau dulu sih masih kuat berangkat jam 6 pagi dan pulang jam 6 sore itu udah biasa. Tapi, sekarang beda banget, berangkat jam 7 pagi dan tepar jam 11 pagi. KACAU BANGET..

I’m so sorry my friends, I necessary to go home first. Itu mungkin yang dikatakan ke temen-temen PERMATA/Perkumpulan Mahasiswa Tasikmalaya (Eh, tapi kata-kata yang sebenarnya mah “hapunten ka sadayana abi kedah uih tipayun kumargi cape pisan..”

Wah, beda banget sama kuliah. Kuliah Cuma berangkat jalan kaki, 5 menit ke jam masuk juga masih sempat. Pokoknya serba nyantei lah. Tapi enaknya kuliah itu terasa banget aura individualitas, maksudnya kalau kuliah itu emang hasil dari mahasiswanya tanpa bantuan dari mahasiswa lain kecuali mungkin dalam hal persiapan ujian. Kalau dibandingin sama SMA, SMA lebih giat dan bersemangat buat berangkat dan gak ada waktu nyantei tapi bedanya sama kuliah saya menggarisbawahi bahwa kuliah emang nyantei tapi bagi yang mau nyantei aja dengan kondisi kuliahnya dan tidak mau ditambah kuliah sama yang kegiatan yang lain. Saya senang di kuliah bisa merasakan aura kompetisi yang sangat menyenangkan meskipun belum pernah menang sampai sekarang. Mungkin di lain waktu Allah memberikan kesempatan untuk merasakan nikmatnya jadi PEMENANG. Wallahu’alam bis shawab.

Bandung, 9 February 2011

          #Say Hamdalah #

Kenikmatan yang diberikan Allah adalah suatu kenikmatan yang tidak bisa kita bayangkan betapa besar dan begitu sempurna. Sungguh kenikmatan yang tidak boleh didustakan! Banyak sekali manfaat yang kita dapat mulai dari ujung kepala sampai ujung rambut tetapi apa yang selalu kita lakukan dengan semua itu? Kita kadang selalu tidak sadar dan melakukan sesuatu yang sia-sia bahkan berbuat dzalim. Apakah itu balasan kepada Allah atas nikmat yang diberikan? Tidak! Padahal Allah sudah menjanjikan kepada kita apabila kita bersyukur maka nikmatnya akan bertambah kepada kita. Tidak menggiurkah janji Allah itu? Kita harus selalu mengalahkan bisikan syetan yang selalu membuat senang dengan perbuatan yang tidak baik untuk dilakukan. Ingat teman, Allah itu Maha Kuasa dan jangan sama sekali meremehkan nikmatnya.

Lebih dekatlah kepada Allah dan terus berusaha mendekatkan diri kepada Allah. “…Jika kamu menolong agama Allah niscaya Dia akan Menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” QS Muhammad : 7

Synopsis cerpen belum dibuat, desain lomba batik belum jadi, desain banner juga apalagi. Kacau nih kudu bener cepet2 dikerjakeun (tong nyarios wae atuh)..

Bandung, 31 Mei 2011

          #Tetap Semangat, Hidup berawal dari mimpi, Bunga #

Kalau dilihat dari judulnya memang seperti lagunya Bondan dan memang lagu yang memang disukai oleh seorang yang berambisi rapper seperti saya. Haha becanda.. langsung saja saya tak mau banyak bicara panjang lebar disini, saya hanya rindu untuk menulis lagi, tempat dimana bisa mengeluarkan unek-unek mulai dari hati yang kacau sampai perasaan yang tak disangka-sangka kebahagiaannya.

Kemaren malam memang malam yang tak mungkin terlupakan, malam terakhir buat ngumpulin laporan tepat pukul 23.59. tapi sayang banget, semuanya terganggu karena koneksi asrama yang rada error. Tapi yang bisa diambil hikmahnya adalah ketika semuanya dilakukan dengan kerja keras dan sekuat tenaga memang menjadi kenikmatan tersendiri ketika tugas-tugas di hari kemaren-yang banyak-menjadi selesai meskipun gak tahu hasilnya.

Alhamdulillah sekarang (tepatnya pukul 08.30) kuliah udah selesai dan segera revisi proposal dan menyiapkan materi mentoring dan mengkoordinir staf PENGMASY untuk terus meningkatkan program TPA. Sosialisasi KIBAR (program akselerasi anak untuk membaca Al-Quran) yang dijelaskan PENGMASY KAMDA menjadi peneranganan bagi saya dan KAMMI POLBAN untuk menciptakan generasi QUrani di desa binaan, Desa Ciwaruga. Semoga semua agenda syi’ar islam KAMMI diberi kemudahan dan selalu mendapat ridha Allah SWT. AMiin.. HAMASAH!!!

          #Sebulan Menuju Pertarungan #

Sudah tak terasa waktu yang sudah dijalani menjadi seorang mahasiswa yang mulanya “culang cileung” tidak tahu apa-apa menjadi mahasiswa yang mengerti apa itu dunia kampus, apa itu pentingnya organisasi, dan yang paling penting adalah memahami keharusan berdakwah.. Tepat sebulan lagi akan menjalani UAS yang menjadi pertanda untuk melanjutkan atau DO. Sebenarnya saya tidak mau menuliskan kata-kata “DO” tapi memang itu menjadi konsekuensi bagi mahasiswa POLBAN yang tidak mau menjalani pertarungan di dunia kampus berkurikulum cepat DO dan cepat lulus ini. Sungguh menjadi keharusan bagi saya sebagai anak dari ayah dan ibunya yang selalu berkorban di siang hari untuk mencari bekal anaknya kuliah dan di malam hari untuk terus meminta pertolongan dan kemudahan serta menangis dengan segala kepasrahan hanya untuk mendoakan anaknya menjadi berhasil dan menjadi anak yang bisa berbakti untuknya.

Sebulan menuju pertarungan. Ya mungkin itu menjadi pertarungan bagi saya yang sibuk dengan agenda organisasi daripada kuliah,. Maafkan anakmu ini yang selalu lalai dalam belajar, selalu menyepelekan waktu berharga untuk belajar padahal tak sedetik pun  ayah dan ibu malas-malasan dan terus bekerja keras sampai maut menjemput demi memperbaiki kehidupan penerus keluarga dan  tujuan yang paling mereka inginkan adalah INGIN MENJADI ORANG YANG LEBIH BAIK DARI AYAH DAN IBU. Pengorbanan yang harus terus dibayar dengan keseriusan saya di kuliah ini, apalagi sebulan lagi adalah pembuktian apakah prestasi saya akan meningkat atau menurun. Itu sebuah pilihan.. Saya bertekad untu terus memberikan hadiah yang hanya bisa dilakukan oleh saya sebagai anaknya yang tidak bisa membalas jasa-jasanya, hadiah berupa IPK cumlaude dan menjadi anak yang sholeh.

“Ya Allah tempatkanlah mereka (kedua orangtuaku) di tempat yang mulia di sisiMu, hanya dengan doa ini aku mohon kepadamu. Pertemukanlah kami di surga kelak dan menjadi orang-orang yang beruntung di dunia dan akhirat.. Ya Allah mudahkan langkah hambaMu ini dalam berdakwah demi tegaknya islam di bumi ini,Ya Allah jadikan ilmu yang Engkau berikan menjadi ilmu yang bermanfaat dan Jadikan kami menjadi orang-orang yang bersyukur dan ingatkan hambaMu ini dari segala kekhilafan..”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s